BIMTEK: Dari kiri: Ustaz Misbahul Munir (Kepala MANJ), Anto Pursijanto (Kabid Disdukcapil) dan Muhammad Ghufron Rosadi (Sekretaris Disdukcapil).
MANJ- Kepedulian pemerintah Kabupaten Probolinggo Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk memudahkan warganya memiliki KTP melakukan upaya jemput bola, khususnya bagi kalangan lembaga pendidikan mulai guru dan siswa. Proses pembuatan KTP itu dilaksanakan di MA Nurul Jadid (MANJ), Kamis (19/10/23) lalu.

Menurut Kepala Bidang Pencatatan Sipil (Kabidcapil) Anto Pursijanto, Upaya jemput bola pembuatan KTP sudah berlangsung sejak Januari 2023. Seluruh lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta juga menjadi sasaran. “Para siswa asal Kabupaten Probolinggo yang sudah memasuki usia minimal 17 tahun plus sehari sudah layak memiliki KTP,” ungkapnya saat memberikan sambutan.

Momen penting dalam pelaksanaana pemilu juga menjadi salah satu agenda penting dalam agenda jemput bola yang dilakukan Disdukcapil Probolinggo. “Sebagai warga Negara yang sah dan telah mendapat KTP, maka adik-adik siswa memiliki hak pilih sebagai warga Negara untuk menyalurkan hak politiknya pada pemilu 2024 mendatang,” imbuhnya.
Selain Kabidcapil, dalam kegiatan bimbingan teknis terkait pencatatan sipil oleh Disdukcapil Kabupaten Probolinggo itu juga hadir sekretaris Disdukcapil Muhammad Ghufron Rosadi dan beberapa staf. Dari pihak MANJ, Ustaz Misbahul Munir selaku kepala madrasah menyambut dan mendampingi acara tersebut.
Terlihat para staf disdukcapil melakukan proses perekaman data mulai pemotretan, iris mata dan sidik jari. Saat itu banyak para siswa-siswi juga dewan guru asal Probolinggo memanfaatkan layanan tersebut, mereka mengikuti proses perekaman data dan aktifasi KTP digital.

Selanjutnya untuk pengambilan KTP langsung ke kantor Disdukcapil Probolinggo. “Agar lebih mudah, nanti tinggal dibuatkan rekap dan pengantar dari sekolah untuk pengambilannya,” pungkas pria asli Probolinggo itu. (hm4s)