Kepala MANJ Ustaz Misbahul Munir (Kiri) ketika menerima cinderamata dari perwakilan Pondok Pesantren Bustanul Ulum
Tiga Belas Awak Redaksi Bulugading Media Kunjungi KHARISMA
Probolinggo - Kunjungan kedua Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Jember ke MA Nurul Jadid kemarin, Kamis (29/08) tertuju khusus pada LPS KHARISMA. Rombongan Bulugading Media yang terdiri dari tiga belas awak redaksi itu, sengaja berkunjung untuk melangsungkan studi komperensi seputar jurnalistik dan minat literasi.
Berdiri sejak tahun 2019 atas dasar pakonan lora muda, Nurul Abror, Bulugading Media yang kini berada di bawah binaan istri biro kepesantrenan, Ny. Hj. Robiatul Adawiyyah semakin gencar meng-upgrade tatanan organisasinya. Meski dana sering menjadi kendala utama, namun Bulugading Media memiliki cara tersendiri untuk menyiasatinya.
Sejak awal berdirinya organisasi hingga kini, mereka terbiasa mandiri. Berdagang kecil-kecilan demi mengumpulkan modal kebutuhan organisasi sudah kaprah bagi mereka. Barang dagangan merekapun tergolong sederhana, seperti kerajinan tangan dan jajanan ringan olahan tangan mereka sendiri.
“Bukannya kami tidak mau mengajukan proposal anggaran, hanya saja kami merasa belum pantas untuk itu. Toh, kami ini dipakon langsung sama lora, jadi diniatkan cari barokah saja. Lagi pula kami sudah terbiasa mandiri sejak awal,” kata Dila Rosita, Pimpinan Redaksi Bulugading Media.
Dalam kunjungan itu, baik awak redaksi Bulugading Media maupun KHARISMA saling berbagi pengetahuan dan pengalaman seputar jurnalistik, antara lain tentang pemberitaan, teknik layout, aplikasi editing yang lumrah digunakan, hingga percetakan.
Disela-sela sharing santai yang berlokasi di Studio KHARISMA, Ustaz Mawardi selaku Pembina LPS KHARISMA masih sempat-sempatnya melontarkan joke guna menyulut semangat para awak redaksi.
“Sekarang, dana memang sering kali jadi kendala di mana-mana. Namun yang menjadi fokus itu, bagaimana seorang jurnalis bisa profesional menghadapinya. Belajar jurnalisme tidak harus profesional, namun proses menuju ke sana itu yang wajib. Tetap berkarya, meski di tengah keterbatasan dana, hahaha,” kelakar beliau.
Selain mengunjungi studio dan kantor redaksi KHARISMA, sebagian dari mereka yang merupakan anggota organisasi Taman Baca PonPes Bustanul Ulum, juga sekilas mengunjungi perpustakaan MANJ untuk survei dan sharing bersama kepala perpustakaan, Ustaz Nur Cholis. (zhr)