• icon085178707707
  • iconmanuruljadid@gmail.com
  • iconPaiton, Probolinggo 67291

MANJ Makin Rutin Jadi Objek Studi Banding

Kamis, 11 Jan 2024 13:14 WIB 919 Madrasah
Blog Details

SHARING: Ustaz M. Naim Waka Kurikulum MANJ saat memandu sharing dan hearing jajaran pimpinan dan pembina antara MANJ dengan MABU.

Kepala Madrasah Paparkan Pola Integratif-Interkonektif Pendidikan Pesantren

MANJ- Lagi, MA Nurul Jadid (MANJ) kembali menjadi objek silaturahmi dalam rangka studi banding, kini giliran MA Bahrul Ulum (MABU) Kecamatan Silo Kabupaten Jember yang melakukannya. Sebelum rombongan dari MABU yang berjumlah 10 orang guru itu beraudiensi dengan pihak MANJ, lebih dulu telah mengikuti acara seremonial di aula mini Pesantren Nurul Jadid, Rabu (10/1/23) kemarin.

Sehari sebelumnya MANJ juga menerima kunjungan serupa dari MA Annawawi Kecamatan Berjan, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Yang membedakan dari dua kunjungan tersebut adalah pihak Manawa langsung memasuki area MANJ dan mengikuti acara seremonial, sedangkan pihak MABU terlebih dulu mengikuti seremonial di aula mini pesantren, kemudian berlanjut ke MANJ.

“Karena kita telah mengikuti seremonial di aula mini pesantren, maka pada kesempatan kali ini kita dan pihak MABU bisa lebih mengefisienkan waktu untuk sam-sama saling berbagi informasi terkait lembaga kita, karena lembaga kami bukanlah lembaga yang terbaik dan unggul dalam segala hal,” ungkap Ustaz Moh. Naim waka kurikulum MANJ yang memandu acara sharing dan hearing di ruang meeting.

[Suasana saat sharing-hearing anatara MABU dengan MANJ terlihat dinamis dan penuh kekeluargaan].

Dalam kesempatan itu, kepala MANJ Ustaz Misbahul Munir memberikan sambutan, beliau menjelaskan tentang visi misi MANJ. Selain itu beliau juga menjelaskan karakteristik pendidikan di Ponpes Nurul Jadid (PPNJ). Menurut beliau, dalam pengelolaan lembaga pendidikan di PPNJ diterapkan pola Integratif - interkonektif.

“Di PPNJ secara kelembagaan ada biro-biro yang menangani kegiatan para santri. Khusus kegiatan para santri oleh biro kepesantrenan, untuk pendidikan oleh biro pendidikan. Maka kurikulum yang diterapkan oleh sekolah juga terdapat kegiatan yang di asrama, sehingga kegiatan asrama juga menjadi supporting terhadap muatan-muatan kurikulum di sekolah,” demikian diungkap oleh beliau dalam sambutang singkatnya.

Acara sharing dan hearing dengan pihak tamu yang dilaksanakan di ruang meeting terasa sangat mengalir dan harmonis. Terlihat dari jajaran pimpinan dan bagian-bagian dari pihak MABU merespon dengan antusias. Pihak MANJ pun memberikan respon yang sangat koperatif. Itu terlihat saat pembagian kelompok sesuai dengan jabatan mereka masing-masing.

Mulai dari unsur kepala, wakil kepala, tata usaha dan pembina osim dari masing-masing terlihat banyak berbagi imformasi. Usai Sharing tersebut, mereka melakukan visitasi kebeberapa tempat, seperti ruang kepala , ruang TU, kelas, kantor OSIM, Lembaga Pers dan beberapa fasilitas. Beberapa sudut juga tak luput dari dokumentasi dari pihak MABU.

“Beberapa karya siswa mulai mading, koran siswa dan majalah, akan kami coba terapkan di lembaga kami, mohon doa agar kami bisa merealisasikannya dengan baik,” ungkap Ustaz Fatoni Aziz humas  MABU yang didamping ustaz Mawardi humas MANJ saat visitasi. (hms)